Panduan Memilih Lap Microfiber

By Ivan Julian, Scuto Tangerang Tech Team

Perawatan mobil masa kini tidak lepas dari lap microfiber. Lap microfiber jadi favorit para detailer dan home user karena daya bersihnya yang cukup baik dan cenderung tidak menimbulkan goresan. Selain itu membersihkan nya mudah dan cepat kering. Lap microfiber ini lapisan serat kainnya sangat tipis sehingga efektif dalam mengangkat kotoran.

 

Di pasaran banyak sekali jenis lap microfiber dengan segala ketebalan, tekstur, dan fungsi yang berbeda-beda. Mari kita bahas satu persatu mulai dari:

Blend

80% Polyester 20% Polyamide atau 70% Polyester 30% Polyamide

– Polyester berperan sebagai pembentuk tekstur utama dari microfiber itu sendiri.

– Polyamide adalah kandungan nylon yang karakternya lebih menyerap air.

Pada praktik nya 80/20 ataupun 70/30 performanya sangat identik. Semua tergantung kualitas pabrikan lap microfiber itu sendiri.

GSM / Weight

GSM (Gram per m2) adalah satuan yang umum digunakan untuk mengukur ketebalan dari microfiber itu sendiri. Semakin besar GSM nya maka semakin tebal dan daya serapnya lebih baik, dan tentunya harganya cenderung semakin mahal.

Contoh tekstur microfiber dari GSM rendah sampai tinggi. (Pic from theartofcleanliness.com)

Menurut pengalaman saya. Lap microfiber buatan cina lebih tidak konsisten dalam pengukuran GSM dibanding buatan korea. Kebanyakan 320 GSM versi korea lebih tebal dan halus dibanding 320 GSM versi cina. Solusinya adalah mencoba dulu sampai dapat merek yg cocok, karena untuk pekerjaan detailing (terutama tahap finishing), peranan kualitas lap microfiber sangat vital untuk mencegah baret halus (terutama pada soft paint seperti kebanyakan mobil jepang keluaran terbaru).

Singkatnya, berikut rekomendasi saya untuk pemilihan GSM lap microfiber berdasar kebutuhan :

320 GSM : general purpose, coating, kaca, detailing, interior selain instrument panel

400 GSM : quick detailer, waxing, drying

500 GSM and up: instrument panel, very soft paint

TEKSTUR

Ketika mencari microfiber, pastikan teksturnya sesuai dengan peruntukannya. Contohnya dapat dilihat di gambar-gambar berikut.

 

Tekstur Waffle: Cocok untuk tahap pengeringan (Tips: carilah ukuran yang besar diatas 60x60cm)

 

High Pile: Cocok untuk buffing, waxing, waterless wash, instrument panel

 

Low Pile: All purpose cleaning, mesin, detailing, coating, interior selain instrument panel

 

Glass: Untuk kaca

 

Itulah jenis-jenis microfiber beserta teksturnya yang umum digunakan. Harap diingat bahwa kualitas microfiber yang baik menentukan hasil akhir pekerjaan detailing dan juga semakin mencegah baret halus.

 

 

 

Bingung memilih microfiber? Yuk konsul gratis via Whatsapp. Klik pojok kanan bawah ya

Comments